Symbian OS: Open Mobile Operating System

Januari 31, 2009

symbian

Bagi yang pernah belajar mobile programming, tentunya sudah mengenal
OS Symbian. Ia adalah sistem operasi untuk handphone yang mendukung symbian. Biasanya handphone yang support symbian diberi tanda Sxx, dimana xx adalah versi Symbian nya.

Karena Symbian layaknya sistem operasi yang lain -hanya saja ia bekerja
pada phonecell- , symbian juga mendukung beberapa bahasa pemrograman di atasnya. Diantara bahasa yang didukung adalah Java Mobile (J2ME), Perl, Flash, dan Python. Pyton adalah ‘interpreter language’ yang biasa digunakan pada PC biasa dengan banyak sistem yang
mendukungnya. Seperti Windows dan UNIX, Linux, Solaris. Karena
kemampuannya itu, programmer yang membuat program di PC, tidak
akan banyak merubah kodenya jika akan digunakan pada Symbian.

Untuk Python, pada Symbian S60 menggunakan versi Python 2.2.2.
Symbian Pithon PyS60 mendukung scripting engine yang memungkinkan
programmer untuk mengakses APIs Symbian OS seperti untuk
mengakses telephon, calender, video, audio, phonebook, dan yang
lainnya. Ini memungkinkan programmer benar-benar membuat programmer bebas berprogram ria menggunakan banyak library
Symbian.

Tapi, jangan lupa bahwa handphone yang menggunakan Symbian
ada bermacam-macam. Untuk nokia, misalnya E51 ada kesepakatan
khusus untuk menginstall program-program yang didukung Symbian
S60. Kesepakatan itu yaitu sertifikat / nokia licence. Maksudnya,
program symbian yang sudah dibuat (.sis) tidak dapat langsung
diinstall sebelum mendapat licence dari nokia. Tapi ini dapat dihandle
dengan situs-situs atau program-program yang mendukung untuk
membuat licence unofficial.

Thats all. Thanks.
Wassalamu’alaikum.


Oyster : Antivirus Gaya Baru

Januari 30, 2009

Tiga orang, Miretsky, Abhijits Das, dan Erez Zadok mengembangkan
sistem antivirus baru yang dinamakan yang menggunakan konsep Avfs.
Avfs merupakan file sistem antivirus (AntiVirus File System). Avfs ini merupakan file sistem yang harus dibuat agar antivirus baru yang di
namakan Oyster dapat diimplementasikan. Oyster memang bukan
antivirus biasa, karena ia dapat menjelajah virus dari level terendah,
yaitu file system.

Dan hebatnya lagi, implementasi Oyster dibuat sangat efektif yang
menghilangkan kekurangan antivirus opensource yang sangat terkenal
, ClamAV Antivirus. Oyster dan Clamav berhubungan erat, ini dikarenakan
implementasi Oyster masih menggunakan (mengembangkan) source
dari Clamav Antivirus. Hal inilah yang menjadi menarik bagi saya,
karena penelitian saya kali ini (baca: Tugas Akhir) berhubungan
dengan modifikasi antivirus ClamAV.

Oyster melakukan modifikasi pada scan engine milik Clamav dengan
meninggalkan pengulangan scanning menggunakan konsep state.
Kemudian, Oyster membuat intervensi luar tidak dapat dilakukan
oleh user maupun aplikasi. Hal ini memberikan dukungan untuk
proteksi virus. Pada makalah yang dibuat oleh mereka, mereka
menjelaskan dengan lengkap tentang desain proses Avfs dan Oyster,
sehingga bagi pembaca yang ingin melakukan riset tentang antivirus
mendapat peluang dan ide yang sangat banyak.

Bagi teman-teman yang tertarik dengan Oyster, dapat diunduh
(download) di :

http://oyster.pdf

Ini sekelumit tentang Oyster, semoga bermanfaat.